Tampilkan postingan dengan label Pear. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pear. Tampilkan semua postingan

2014-03-24

kenapa harus mysql?

permisi gan ane numpang tanya/survey.. biasanya agan kerjain project, database apa yang agan gunain?
kalo ane liat disini rata" pengguna mysql.. kalo boleh tau kenapa agan (yang pake mysql) masih milih rdbms ketimbang nosql gitu misalnya..
mau alasan yang panjang atau pendek? tetapi gw rasa mending alasan yang pendek aja.. karena hosting gw support ama mysql doank.. pake nosql sebenarnya blum bisa.. sebenarnya ada 1 pelajaran buat gw yg dah faham php.. bikin aplikasi yg mana databasenya jgn hrs mysql..
jadi gw bikinnya pake bantuan

  • PEAR
  • PDO

2012-11-19

PEAR DB : Memulai DB

Tutorial ini sebenarnya sudah dapat dibaca di post sebelumnya. Tulisan dibawah ini akan membahas hal yang sama. Jadi akan saya persingkat dalam isinya.
I just want to sleep more
Dalam tulisan ini saya akan membahas tentang kucing eh maaf, PEAR DB. Untuk mempermudah, saya memakai XAMPP yang sudah memasang PEAR didalamnya sehingga saya tidak perlu memasang/download dari luar. Apabila anda memakai selain XAMPP, tolong info pada saya agar saya bisa bantu membuat tutorial memasangnya.

2011-09-10

Pear db part 2

Ready to slay the beast
 untuk berikutnya sy akan jelaskan tentang query..

dalam melakukan query, terutama query yg akan menghasilkan tampilan (select), kita jangan lupa akan debug untuk mengetahui apakah sql yg kita input benar atau tidak..

lainnya, kita juga harus memastikan bentuk keluaran data yang ditarik. Dalam menarik data dari database, ada 2 macam yaitu
  • berbentuk no urut
  • berbentuk nama
maksudnya akan jelas pada script dibawah.
<?php  require_once 'DB.php';
$dsn1 = array(
    
'phptype'  => 'mysqli',
    
'username' => 'nasgor',
    
'password' => '123123',
    
'hostspec' => 'localhost',
    
'database' => 'apotik',
);
$options = array(
    
'debug'       => 2,
    
'portability' => DB_PORTABILITY_ALL,
);
$db1 =& DB::connect($dsn1, $options);
if (
PEAR::isError($db1)) {
    
$err.="<br>DB 1: ".$db1->getMessage();
}

$res =& $db1->query('SELECT * FROM area ');
if (
PEAR::isError($res)) {
    
$err.="<br>DB 1 sql: ".$res->getMessage();
}
//default:DB_FETCHMODE_ORDERED while($res->fetchInto($row, DB_FETCHMODE_ASSOC)) 
{
    
$s.=$row['kode']."  \n";
    
}
$db->disconnect();

echo 
nl2br($s);
silakan edit sesuai yang anda kehendaki.
dalam tulisan di atas kita akan mendapat yaitu bentuk nama... dimana dalam contoh ini sy memiliki table area yag berisi
  • kode
  • wilayah
di contoh ini saya akan menarik berdasarkan nama yaitu kode
jadi ketika saya keluarkan, sy tidak lupa menuliskan
DB_FETCHMODE_ASSOC
tetapi bila kedepannya kamu akan memakai terus.. berikan perintah
$db->setFetchMode(DB_FETCHMODE_ASSOC); 
untuk memastikan query yg km isi mengeluarkan tulisan bukan angka

bagaimana dengan standarnya? standarnya adalah
DB_FETCHMODE_ORDERED
itu berbasis angka?!
pada tutorial berikutnya sy akan tulis contoh memakai DB_FETCHMODE_ORDERED dan cara mengambil data pada posisi tertentu.. dimana kamu sendiri melakukan query memanggil banyak data ..
contoh: mengambil data ke 4 tetapi kamu query memanggil data hingga 30?!?

fungsi yang dibahas saat ini adalah:
fetchInto (
     array &$arr [, 
     integer $fetchMode = DB_FETCHMODE_DEFAULT [, 
     integer $rowNum = NULL]]
)

Pear db part 1


mungkin anda akan bingung ttg penggunaan DB? terutama pemula ataupun yg sudah sering pake DB.. berikut gw mo share ttg melakukan query / melakukan aksi2 database memakai PEAR

untuk yg memakai XAMPP
,
enaknya udah tersedia. Tetapi bila anda terlanjur pake yang lain.. atau mungkin pasang manual dan anda kebingungan.. tolong info aja.. nanti kubantu..

dalam tulisan sy sebelumnya ttg mysql / database.. sy mengingatkan bahwa ada 3 hal penting dalam database yaitu koneksi, query dan hasil
pada tulisan ini sy tambahkankan satu.. yaitu menutup koneksi. Secara garis besar
  1. buka koneksi
  2. melakukan aksi dalam hal ini query
  3. mendapatkan hasil
  4. menutup koneksi
dan seperti tulisan sebelumnya, kita wajib melakukan pengechekan pada step 1 dan 2

dalam PEAR kita harus mengenal cara melakukan koneksi. Tetapi untuk kasus ini PEAR tidak untuk 1 database engine saja, melainkan lebih. Jadi dengan PEAR, kamu bisa membuat koneksi untuk Oracle, Posgress dan lain-lain. Hal yang menyenangkan (semoga ) dan menjadi keunggulan PEAR adalah kamu tidak perlu banyak menyesuaikan penulisan program untuk melakukan query. bs dibilang bila aplikasi/web kamu ini yg awalnya pake mysql dan akan diubah memakai oracle, maka sintax yang kamu buat tidak perlu di ubah.